Jelang HPS 2016 : Pertumbuhan Tanaman Diawasi Ketat

Selasa, 27 September 2016

BOYOLALI – Pertumbuhan tanaman di lahan yang dijadikan Demplot untuk peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS), terus mendapat pengawasan ketat dari jajaran Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali. Hasilnya, sejauh ini perkembangan tanaman cukup terpelihara dengan baik.

Meski demikian, di areal Demplot pertanian sawah seluas 100 hektar di Desa Trayu dan Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, sempat ditemukan sebagian kecil tanaman padi yang menguning pekan kemarin. Namun kondisi tersebut langsung diselidiki dan ditangani sehingga kondisi tanaman segera pulih kembali.

Staf BPTP, Bambang Nuryanto mengungkapkan, dari informasi yang diterima, kondisi tersebut dimungkinkan karena kesalahan petani dalam melakukan penyemprotan.

“Kemungkinan bukan karena hama, tetapi teknis penyemprotan. Tetapi kami yakin kembali pulih dengan penanganan ketat,” ungkap dia.

Sementara itu pantauan Joglosemar, Minggu (25/9), hamparan tanaman padi di dua desa tersebut, terlihat menghijau. Untuk mendukung pengairan tanaman, irigasi yang ada di sepanjang areal lahan tersebut sudah dibersihkan. Sehingga aliran air bisa mengalir dengan lancar dan didistribusikan ke setiap petak sesuai kebutuhan.

Staf BPPT lainnya, Agus Guswari membenarkan secara umum kondisi tanaman cukup bagus. Selain karena pola tanam serempak, pengawasan hama Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga dilakukan secara rutin untuk memastikan tidak adanya serangan hama. Di sisi lain, antisipasi hama dilakukan dengan penyemprotan pestisida alami.

Selain itu, pihaknya juga sudah memasang jebakan atau perangkap serangga (light trap). Pemasangan light trap tersebut dilakukan tiga unit untuk setiap 30-50 hektare lahan. Jumlah tersebut menurut dia dinilai sudah cukup. Diharapkan, dengan penanganan secara optimal ini, pertumbuhan padi bisa tumbuh dengan bagus dan subur.

“Pengawasan terus kami lakukan secara rutin. Setiap ada kendala langsung dibahas untuk mencari solusi yang terbaik. Harapan kami saat panen nanti bisa maksimal,” imbuh dia.

http://joglosemar.co/2016/09/jelang-peringatan-hari-pangan-boyolali-pertumbuhan-tanaman-diawasi-ketat.html

Komentar

Berita Terbaru

Penutupan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pemerintah Siap Kawal Optimalisasi Lahan Rawa

Banjar Baru - Penutupan acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, dilaksanakan di  Halaman Kantor Sekretaris…


Presiden Jokowi Bakal Canangkan Optimalisasi Lahan Rawa untuk Produksi Pangan di HPS 2018

Jakarta – Presiden Joko Widodo direncanakan bakal hadiri perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 di Kalimantan…


Wujudkan Ketahanan Pangan, HPS Ke 38 Maksimalkan Lahan Rawa di Kalsel

Banjarmasin - Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18-21 Oktober…