Jarwo Super Ramaikan HPS ke-36 Boyolali

Selasa, 19 Juli 2016

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 di Indonesia akan diselenggarakan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan pada HPS ke-36 antara lain gelar teknologi yang salah satunya demo area teknologi Jajar Legowo (Jarwo) Super di lahan seluas 100 hektar dengan target produktivitas 10 ton/ha.

Tanam perdana dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Muhammad Syakir bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali yang diwakili oleh Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat, Selasa (19/7) dan direncanakanakan dipanen oleh Presiden RI pada puncak peringatan HPS tanggal 28 – 30 Oktober mendatang.

Adapun varietas yang digunakan adalah varietas unggul baru (VUB) padi Inpari 30 Ciherang Sub 1, Inpari 32 HBD, dan Inpari 33.

Dem-area ini, seperti dijelaskan Kepala Balitbangtan, dalam rangka mensosialisasikan, memberikan contoh dan memperlihatkan secaranyata tentang cara dan hasil penerapan Teknologi Jarwo Super secara utuh. Selain itu, jugamerupakan upaya untuk percepatan diseminasi VUB padi di tingkatpengguna.

Teknologi Jajar Legowo Super (Jarwo Super) adalah salah satuteknologi budidaya terpadu padi sawah berbasis tanam jajar legowo 2:1 dengan lima komponen penting teknologi lainnya. Pertama VUB padi dengan potensi hasil tinggi. Kedua, biodekomposer yang diberikan sebelum pengolahan tanah. Ketiga, pupuk hayati sebagai seed treatment dan pemupukan berimbang berdasarkan perangkat uji tanah sawah (PUTS).

Kemudian yang keempat, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati dan pestisida anorganik berdasarkan ambang kendali. Terakhir adalah alat mesin pertanian khususnya jarwo transplanter untuk tanam dan combine harvester untuk panen.

Keberhasilan kegiatan ini diharapkan juga dapat mendorong peningkatan produksi dan pendapatan petani padi melalui peningkatan produktivitas dengan penerapan Teknologi Jarwo Super. Sehingga, pada musim tanam selanjutnya dapat direplikasi dan diperluas implementasinya di lokasi lain pada sentra produksi padi di Jawa Tengah.

Program serupa juga akan dilaksanakan di 11 provinsi sentra padi lainnya di seluruh Indonesia, dan lokasi di Boyolali merupakan yang terluas dimana lainnya hanya seluas 10 hektar.

Komentar

Berita Terbaru

Penutupan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pemerintah Siap Kawal Optimalisasi Lahan Rawa

Banjar Baru - Penutupan acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, dilaksanakan di  Halaman Kantor Sekretaris…


Presiden Jokowi Bakal Canangkan Optimalisasi Lahan Rawa untuk Produksi Pangan di HPS 2018

Jakarta – Presiden Joko Widodo direncanakan bakal hadiri perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 di Kalimantan…


Wujudkan Ketahanan Pangan, HPS Ke 38 Maksimalkan Lahan Rawa di Kalsel

Banjarmasin - Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18-21 Oktober…