Ini Persiapan Kementan Jelang Hari Pangan Sedunia 2018

Senin, 24 September 2018

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 dengan terus memantapkan koordinasi dengan berbagai pihak khususnya pemerintah daerah. Hal tersebut terkait publikasi dan peninjauan pemanfaatan lahan rawa di lokasi gelar teknologi. 

Berhubungan dengan hal tersebut upacara puncaknya akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18 hingga 20 Oktober mendatang.

Keberhasilan Indonesia memanfaatkan potensi lahan tidur khususnya lahan rawa lebak, menjadi lahan pertanian produktif yang sangat berpotensi sebagai penyedia stok pangan nasional. 

'A Zero Hunger World by 2030 is Possible' menjadi Isu pemanfaatan lahan rawa yang sejalan dengan arah kebijakan Menpar. Bahkan, tema spesifik perhelatan HPS 2018 dianggap sejalan dengan tema internasional World Food Day dari FAO.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa peringatan HPS tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum strategis memperkenalkan pembangunan sektor pertanian kepada dunia.

"Ini momentum yang sangat strategis untuk memperkenalkan pembangunan pertanian Indonesia, untuk itu diperlukan perencanaan publikasi dan sosialisasi yang masif," kata Kuntoro dalam keterangan tertulis, Minggu (26/8/2018).

Hal tersebut diungkapkan pada rapat Koordinasi Pameran dan Publikasi HPS di Kantor Sekretariat Daerah Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Bahkan, ia juga menjelaskan peringatan HPS kali ini akan dipusatkan pada dua lokasi utama. 

Untuk Kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Kalsel yang terletak di Banjarbaru akan dilaksanakan acara pembukaan dan pameran produk pertanian, sedangkan untuk lokasi panen raya dan gelar teknologi dilaksanakan di Desa Jejangkit, Barito Kuala.

"Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait persiapan HPS 2018, baik dari segi kesiapan acara, publikasi maupun keprotokolan agar berjalan rapi sesuai dengan tugasnya masing-masing, saya yakin Kalsel mampu menyelenggarakan kegiatan event besar ini dengan baik," papar Kuntoro.

Kesiapan Kalsel sebagai tuan rumah HPS juga disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Kurnandiansyah.

"Semua tugas acara, kehumasan dan protokol telah terencana rapi sesuai peran masing-masing, termasuk publikasi pemberitaan dan media massa, baik media cetak dan elektronik di Kalsel juga telah berpartisipasi memberitakan persiapan dan perkembangan pelaksanaan HPS 2018," tegas Kurnandiansyah.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Suparno memastikan lahan pertanian terpadu di lahan lebak tersebut sudah sebagian besar digarap dan optimis akan panen tepat waktu pada saat peringatan HPS Oktober mendatang. Bahkan, kesiapan gelar teknologi budidaya padi di 4200 hektar lahan rawa yang tengah disulap menjadi lahan pertanian produktif di Batola sebagai lokasi penyelenggaraan HPS 2018.

"Saat ini 240 hektar lahan sudah ditanami padi bahkan sebagian sudah panen produktivitasnya bisa mencapai 6-7 ton per hektar, dan 750 hektar lahan sedang digarap," ujar Suparno.

Suparno berharap, masyarakat di Kabupaten Batola dapat merasakan pembangunan sektor pertanian yang signifikan, terutama pemanfaatan lahan tidur sebagai penopang perekonomian, sebagai dampak yang ditimbulkan pasca kegiatan HPS 2018.

Saat berkunjung ke Kabupaten Batola beberapa waktu lalu, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan kebijakan optimalisasi lahan rawa lebak dan pasang surut dapat menjadi solusi efektif mewujudkan ketahanan pangan sekaligus pengentasan kemiskinan dan sumber pendapatan. Hal tersebut sejalan dengan harapan yang ditimbulkan pasca kegiatan HPS 2P018.


Pembangunan irigasi dan dukungan mekanisasi pertanian seperti eskavator sebanyak 40 unit tengah dilakukan Kementerian Pertanian. Dengan begitu, lahan rawa di Batola cepat menjadi lahan persawahan produktif dan dapat dilanjutkan ke daerah lainnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung pembukaan lahan rawa menjadi lahan pertanian produktif.

"Dengan bantuan pemerintah pusat ditambah keseriusan pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, Saya optimis kita mampu menyukseskan HPS, ini kehormatan dan bagian tanggung jawab kami yang ditunjuk dan dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan HPS ke 38 tahun ini," ungkap Suparno.

 

Komentar

Berita Terbaru

Penutupan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pemerintah Siap Kawal Optimalisasi Lahan Rawa

Banjar Baru - Penutupan acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, dilaksanakan di  Halaman Kantor Sekretaris…


Presiden Jokowi Bakal Canangkan Optimalisasi Lahan Rawa untuk Produksi Pangan di HPS 2018

Jakarta – Presiden Joko Widodo direncanakan bakal hadiri perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 di Kalimantan…


Wujudkan Ketahanan Pangan, HPS Ke 38 Maksimalkan Lahan Rawa di Kalsel

Banjarmasin - Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18-21 Oktober…