Festival Sego Wiwit di HPS 2016 Boyolali

Selasa, 25 Oktober 2016

Puncak perayaan Hari Pangan Sedunia di Indonesia semakin dekat. Berbagai kegiatan akan diselenggarakan, seperti pameran, gelar teknologi, tur diplomatik, klinik agribisnis, hingga panen.

Di kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan menyelenggarakan Festival Sego Wiwit dengan peserta dari unsur gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Kegiatan ini, seperti dilansir dari situs web panganboyolali.info, sebagai upaya melestarikan budaya dan mengampanyekan gerakan konsumsi pangan lokal.

Tradisi wiwit itu sendiri menggambarkan wujud terima kasih dan wujud syukur petani terhadap segala nikmat, salah satunya padi yang menguning dan siap panen. Rasa syukur tersebut disampaikan melalui sedekah terhadap sesama.

Wiwit merupakan salah satu tradisi yang dilakukan petani menjelang bulir padi menguning dan siap panen. Dalam rangkaian tradisi ini biasanya disajikan ubarampe sesaji. Pada sisi inilah terkandung kearifan lokal untuk selalu berbagi atas limpahan hasil panen dengan sesama.

Acara akan diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 2016 dari jam 12.00 WIB. Untuk ketentuan dan persyaratan Lomba/Festival dapat diunduh di sini http://bit.ly/2dwtfL4

Komentar

Berita Terbaru

Penutupan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pemerintah Siap Kawal Optimalisasi Lahan Rawa

Banjar Baru - Penutupan acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, dilaksanakan di  Halaman Kantor Sekretaris…


Presiden Jokowi Bakal Canangkan Optimalisasi Lahan Rawa untuk Produksi Pangan di HPS 2018

Jakarta – Presiden Joko Widodo direncanakan bakal hadiri perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 di Kalimantan…


Wujudkan Ketahanan Pangan, HPS Ke 38 Maksimalkan Lahan Rawa di Kalsel

Banjarmasin - Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18-21 Oktober…