Bangun Kedaultan Lewat Diversifikasi Pangan

Jumat, 23 September 2016

Ketahanan pangan tidak bisa dipecahkan hanya dengan mengejar jumlah produksi. Namun di sisi lain, pola konsumsi rakyat Indonesia juga harus diperbaiki. Nasi yang selama ini menjadi makanan utama dan dominan menyebabkan tuntutan produksi beras yang meroket, sementara tidak semua lahan di Indonesia mampu menghasilkan beras dengan optimal, atau bahkan menyita lahan yang seharusnya lebih produktif untuk tanaman pangan lain.

Karena itu, upaya ini diwujudkan melalui peningkatan anggaran diversifikasi pangan, program perepatan penganekaragaman konsumsi pangan, aksi one day no rice, penerbitan ratusan perda yang mendukung percepatan diversifikasi pangan, dan bantuan bagi kelompok-kelompok kecil untuk penepungan sederhana bagi hasil produksi pangan lokal.

“Beberapa sumber pangan pengganti karbohidrat selain beras yang kita dorong misalnya yang terbuat dari ubi dan jagung. Masyarakat kita belum terbiasa dan kerap kali mengaku belum makan kalau bukan nasi,”  Garjita, Kepala Badan Ketanahan Pangan Kementerian Pertanian

Sumber: bisnis.com http://industri.bisnis.com/read/20150807/99/460445/kementan-promosikan-diversifikasi-pangan

Komentar

Berita Terbaru

Press Release Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXVI Tahun 2016

Pada HPS tahun ini, masyarakat petani pun diajak dan diperlihatkan hasil atau capaian program pembangunan pertanian. Serta…


Untuk Pangan yang lebih baik

Rangkaian Hari Pangan Sedunia (HPS) ke- 35 (XXXV) yang berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang Sumsel…


Tanam Perdana Jarwo Super Boyolali

Dalam rangka mensosialisasikan, memberikan contoh dan memperlihatkan secara nyata tentang cara dan hasil penerapan Teknologi…